Meneladani Akhlak Nabi di Bulan Rabiul Awal

Meneladani Akhlak Nabi di Bulan Rabiul Awal

KHUTBAH JUM'AT

 

KHUTBAH PERTAMA

إِنّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ.. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُه.

اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ،فَيَا عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللهِ. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

قَالَ اللهُ تَعَالَى:

يَاأَيّهَا الّذِيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْلَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا

Hadirin jamaah Jum'at yang dimuliakan Allah,Hari ini jum’at 1 Rabiul awal Alhamdulillah kita memasuki bulan yang mulia,. Bulan yang di dalamnya lahir manusia terbaik, Nabi Muhammad ﷺ. Allah berfirman:

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ [الأحزاب: 21]

"Sungguh telah ada pada diri Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu."

Rabiul Awal bukan hanya bulan untuk memperingati Maulid. Tapi bulan untuk bertanya:

Sudah seberapa miripkah akhlak kita dengan akhlak Nabi?

 

 

Hadirin jamaah Jum'at rahimakumullah,Nabi ﷺ bersabda:

 إِنَّمَا بُعِثْتُ لِأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الْأَخْلَاقِ

"Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia." HR. Ahmad

Jadi misi utama beliau bukan sekadar ibadah ritual. Tapi merubah manusia jadi berakhlak.

Di bulan Rabiul Awal ini, mari kita latih 3 akhlak Nabi yang paling mudah dipraktekkan:

1. Akhlak Nabi: Jujur dan Amanah - "Al-Amin"

Sebelum jadi Nabi, beliau dijuluki Al-Amin. Pedagang paling dipercaya di Mekkah.

 Zaman sekarang ujian amanahnya:

- Dagang jujur timbangan dan takaran

- Kerja sesuai SOP, tidak korupsi waktu

- Titipan barang, uang, rahasia dijaga

Mari kita tanya pada diri kita masing2: "jikalau ada kamera CCTV, apakah kita masih berani melakukan ini?" Kalau jawabannya tidak, berarti amanah kita perlu diperbaiki.

2. Akhlak Nabi: Penyayang dan Pemaaf

Aisyah RA ditanya: "Bagaimana akhlak Rasulullah?"

Jawabnya: كَانَ خُلُقُهُ الْقُرْآنَ

"Akhlaknya adalah Al-Qur'an." HR. Muslim

Contoh: Saat dilempari batu di Thaif, malaikat menawarkan untuk menimpakan gunung. Apa kata Nabi? "Tidak. Aku berharap dari keturunan mereka lahir orang yang menyembah Allah.

"Ke rumah tangga: Suami penyayang ke istri. Istri lembut ke suami. Orang tua sabar ke anak.

Ke tetangga: Walau beda pilihan,berbeda pendapat, tetap saling tegur sapa.

3. Akhlak Nabi: Sederhana dan Zuhud

Padahal beliau pemimpin. Tapi tidurnya di atas pelepah kurma. Makannya cukup roti dan air.

Bukan berarti kita harus miskin. Tapi zuhud = hati tidak digantungkan ke dunia.

HP baru boleh, tapi jangan sampai sholat telat karena terllau lama scroll tiktok.

Gaji naik alhamdulillah, tapi jangan lupa sedekahnya juga naik.

 

Jamaah yang dirahmati Allah,

Bulan Rabiul Awal ini Adalah momentum terbaik untuk "upgrade" diri.

tidak usah menunggu Maulid besar-besaran. Cukup mulai dari rumah kita.

 

PR Rabiul Awal untuk kita:

1.        Sunnah Nabi yang dihidupkan: Misal senyum, memberi salam, sholat dhuha

2.        Sifat buruk yang ditinggalkan: Misal marah-marah, ghibah, boros

3.        Sholawat 100x sehari: اللهم صل على محمد

 

Karena nanti di Padang Mahsyar, yang menolong kita bukan harta, bukan jabatan. Tapi syafaat beliau ﷺ. Dan syafaat itu untuk orang yang cinta dan meneladani beliau

.بارك الله لي ولكم في القرآن العظيم، ونفعني وإياكم بما فيه من الآيات والذكر الحكيم. أقول قولي هذا وأستغفر الله لي ولكم فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم

 

 

 

 

KHUTBAH KEDUA                            

الْحَمْدَ للهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ. وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا خَاتَمُ الأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِينَ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ. كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ أَمَّابعد,

فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ

اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ 

 

Jama’ah yang dirahmati Allah

Cinta kepada Nabi Muhammad ﷺ itu dibuktikan dengan 3 hal:

1.       Mengikuti sunnahnya - Bukan hanya mengagumi

2.       Memperbanyak sholawat

 إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ [الأحزاب: 56]

Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi

3.       Mempelajari sirahnya - Biar kita tahu perjuangan beliau

Jangan sampai kita merayakan Maulid meriah, tapi akhlak di rumah masih kasar. Sedekah banyak, tapi masih suka menyakiti tetangga.Ingat pesan Imam Malik: "Tidak akan baik akhir umat ini kecuali dengan apa yang menjadi baiknya awal umat ini."Awal umat ini baik karena mereka meneladani Nabi Muhammad SAW.

اللَّهُمَّ ارْزُقْنَا حُبَّ نَبِيِّكَ وَاتِّبَاعَ سُنَّتِهِ

"Ya Allah karuniakan kami cinta kepada Nabi-Mu dan mengikuti sunnah2nya.

 

"اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ.

اللهم يا مقلب القلوب ثبت قلوبنا على دينك، رَبَّنَا لا تزغ قلوبنا بعد إذ هديتنا، وهب لنا من لدنك رحمة، إنك أنت الوهاب.

اللهم اجعلنا من عبادك الصالحين

وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا عَلَى طَاعَتِكَ

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

 

.عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ.

فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ،

 وَاللهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ.أَقِيْمُوا الصَّلَاةَ