BANJARMASIN – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah terus memperkuat pilar ekonomi Persyarikatan sebagai bagian dari ikhtiar membangun kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan umat. Komitmen tersebut ditandai dengan peresmian gerai Mentari Mart kelima di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Jumat (24/7).
Peresmian dilakukan oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir bersama Ketua PP Muhammadiyah Muhadjir Effendy, Sekretaris PP Muhammadiyah Muhammad Sayuti, serta jajaran Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) PP Muhammadiyah.
Agenda tersebut merupakan rangkaian kunjungan kerja PP Muhammadiyah ke Banjarmasin setelah peletakan batu pertama pembangunan Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMBJM) dan Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Kalimantan Selatan.
Dalam sambutannya, Haedar Nashir menerangkan langkah Persyarikatan dalam memperkuat sektor ekonomi melalui pengembangan jaringan Mentari Mart. Menurutnya, penguatan ekonomi merupakan bagian penting dari dakwah Muhammadiyah untuk mewujudkan kesejahteraan umat.
Haedar berharap Mentari Mart dapat terus dikembangkan di berbagai daerah sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi, sekaligus menjadi ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produknya.
Senada dengan itu, Muhadjir Effendy mendorong Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) yang memiliki aset di lokasi strategis agar mengembangkannya menjadi gerai Mentari Mart.
Ia menjelaskan, gerai di Banjarmasin merupakan Mentari Mart kelima yang telah berdiri setelah sebelumnya hadir di sejumlah daerah di Jawa Timur, Sulawesi, dan Riau. Dalam waktu dekat, Muhammadiyah juga menargetkan pembukaan gerai baru di Jember, Jambi, dan Palembang. Selain itu, beberapa daerah lain seperti Sumatra Utara, Magetan, dan Madiun juga tengah dalam tahap survei.
“Mungkin nanti Sumatra Utara. Kemudian yang sudah disurvei itu Magetan dan Madiun,” ujar Muhadjir.
Muhadjir menegaskan, jaringan Mentari Mart tidak hanya berfungsi sebagai pusat perbelanjaan modern, tetapi juga diproyeksikan menjadi pusat distribusi (hub) bagi produk-produk UMKM Muhammadiyah maupun masyarakat yang selama ini belum memiliki akses ke rantai pasok industri ritel nasional.
“Saya berharap Mentari Mart ini bisa menjadi kebangaan dan dapat segera dibangun di seluruh PDM,” pungkasnya.